Rabu, 12 September 2012

SEJARAH KELURAHAN MASMAMBANG


SEJARAH KELURAHAN MASMAMBANG



Pada mulanya Kelurahan Masmambang dulunya bernama, Tanjung Bunga kemudian  berganti lagi dengan nama Guntur Tanah. Penduduk asli kelurahan Masmambang ini adalah keturunan dari kerajaan Majapahit. Majahpahit merupakan salah satu kerajaan yang bercorak hindu-budha. Sekitar tahun 1817 masuk lah kerajan-kerajan islam ke pulau jawa, kemudian menyebarkan agama islam ke kerajaan Majahpahit, karena kerajaan Majapahit tidak mau tunduk dengan kerajaan islam atau tidak mau menganut ajaran islam.
 Sebagian penduduk kerajaan majapahit pergi meninggalakan pulau jawa menyebrang atau berpindah ke pulau sumatara tepatnya di daerah bernama tulang  bawang yaitu daerah lampung. Tetapi setelah di telusuri oleh penduduk kerajaan Majahpahit ternyata sudah di huni/ berpenghuni penduduk lain. Oleh karena itu pimpinan dari penduduk majahpahit tersebut memutuskan untuk meninggalkan satu keluarga di daerah Tulang Bawang  tersebut. Pimpinan dari penduduk Majahpahit tersebut bernama SIBAKA DAN SIBIKI. Kemudian penduduk tersebut berpindah lagi ke Lintang yaitu daerah Ogan Komering Sumatra Selatan. Dan ternyata ketika di telusuri daerah tersebut sudah berpenghuni lagi dan mereka berpindah  lagi. Karena pada dasarnya penduduk Majahpahit tidak ingin berdiri sendiri. kemudian mereka meninggalkanya satu keluarga lagi di daerah Ogan Komering tadi . selanjutnya, penduduk Majahpahit pergi atau berpindah lagi ke daerah batu ranci tepatnya di pagar alam dan di tinggalkanya lagi satu keluarga penduduk Majahpahit di daerah tersebut. kemudian dilanjutkan ke daerah Pagar Gading dan terakhir masuklah penduduk tadi di Masmambang. pertama kalinya penduduk Majahpahit masuk Masmambang, mereka menamainya dengan nama Tanjung Bunga.

Gambar : mahkam sibaka dan sibiki

Pada tahun selanjutnya setelah peradaban telah  maju, agama islam sudah berkembang, keturunan yang membawa masyarakat majahpahit berpindah dari pulau jawa ke masmambang tadi mendirikan sebuah benteng pertahanan dan benteng itu di beri nama guntur tanah, karena benteng tadi terbuat dari tanah. Dan di namailah kelurahan masmambang tersebut menjadi guntur tanah. setelah peradaban semakin maju keturunan dari sibaka dan sibiki memiliki keturunan bernama puyang kemalo bumi, beliau merupakan seorang raja atau pemangku, dan memiliki seorang putri. putri tersebut bernama rubiyah dan pada saat itu baru berumur sekitar 12 tahun. karena puyang kemalo bumi kesehariannya sibuk bermeditasi, putri rubiyah tersebut diasuh oleh para dayang. ketika sore hari putri rubiyah akan mandi, biasanya putri rubiyah mandi itu di sebuah garang, garang merupakan sebuah tempat untuk mandi putri di mana garang tersebut terbuat dari bambu dan biasanya ada jarak antara rumah dengan garang tadi dan biasanya berbentuk panggung. kalau istilah dikehidupan moderen garang menyerupai sebuah kamar mandi akan tetapi terbuat dari bambu, dan di dalamnya terdapat sebuah pasu. pasu merupakan sebuah tempat penampungan air hujan, bentuknya seperti perahu, istilah moderenya sebuah bak mandi. 





Gambar : Mahkam puyang Kemalo Bumi dan Putrinya Rubiah




Ketika itu hari mendung/ mau hujan pada saat putri rubiyah akan mandi turunlah sebuah pelangi/gunia kedalam pasu, seolah-olah pelangi tersebut meminum air tersebut, dan berkemilauanlah pasu tersebut, dan putri pun ketakutan dan berteriak/ menjerit sekuat tenaga. Terdengarlah oleh puyang kemalo bumi tadi, dan berlari membawa sebuah pedang ke tempat putri rubiyah. ketika berada di tempat putri rubiyah, puyang kemalo bumi tadi pun terkejut melihat pelangi di dalam pasu tersebut, kemudian di bacakanlah sebuah mantra sambil menebaskan pedang tersebut ke palangi yang berada di dalam pasu tersebut. tebasan dan potongan pelangi tersebut berubah menjadi butiran-butiran emas, pasu tersebut penuh dengan emas. emas tersebut mengambang, dan diambilah oleh puyang kemalo bumi tadi dengan sebuah kapas karena bentuk/butiran emas sangat tidak mudah diambil dengan tangan telanjang. dikumpulkanlah butiran emas tadi dan disimpan. karena pada saat itu belum ada tukang atau tempat-tempat pengrajin emas untuk dijadikan perhiasan.
Sekitar tahun 1912-1920 munculah saudagar/pedagang-pedagang dari cina, arab , india yang mempunyai keahlian dalam pengrajinan perhiasan. kemudian dijadikanlah butiran emas tadi menjadi sebuah cincin oleh keturunan puyang kemalo bumi tadi yaitu generasi ke-3 (tiga). sejak saat itu keturunan dari puyang kemalo bumi tadi, khususnya yang perempuan ketika menikah harus menggunakan cincin tersebut. Disinilah nama masmambang diambil, karena ada emas (MAS) yang kemambang (MAMBANG) /terapung. Dan ada yang mengartikan bahwa mambang itu adalah dewa. karena pada saat itu kepercayaan animisme dan dinamisme masyarakat  masih sangat kental dan belum mengenal ajaran  agama islam.
Setelah masuk tahun/ masa pemerintahan reformasi sekitar tahun 1996-1998 Masmambang dijadikan kelurahan per-contohan karena kelurahan masmambang ibu kota kecamatan, waktu itu kabupaten seluma masih tiga kecamatan, diantarannya, kec. Sukaraja, kec. Tais dan kec. Talo. Dan sejak masmambang menjadi kelurahan, masmambang sudah enam kali berganti keluraha, Dan sejak  sampai saat ini tidak ada bangunan. sampai-sampai masyarakat berbondong-bondong ke DPR untuk menjadikan kelurahan masmambang sebagai desa, karena masyarakat berpendapat bahwa kelurahan itu sifatnya struktrural dengan kata lain kepala kelurahan tidak bertanggung jawab langsung dengan masyarakat, hanya bertanggung jawab kepada pimpinan pemrintahan, sedangkan desa untuk kepala desa itu merupakan jabatan politis karena dia dipilih langsung oleh masyarakat jadi dia bertanggung jawab, dan jika tidak bertanggung jawab dengan masyarakat bisa langsung dipecat. beda dengan lurah. Nah mungkin itu saja cerita singkat kelurahan masmambang. Perlu diketahui bahwa sejarah  cerita nama pengambilan kelurahan masmambang tadi  memang benar-benar terjadi. dengan kata lain bukan dongeng. semoga sejarah kelurahan masmambang ini dapat bermanfaat bagi pembaca, lebih kurang saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan maupun bahasa dalam cerita. sekian dan trimakasih. ucapan terimakasih saya tunjukan kepada seluruh warga masyarakat masmambang dan bapak Zubirman selaku ketua adat kelurahan masmambang yang mau meluangkan waktunya untuk berbagi informasihnya.


Nah mungkin itu saja cerita singkat kelurahan masmambang. Perlu diketahui bahwa sejarah  cerita nama pengambilan kelurahan masmambang tadi  memang benar-benar terjadi. dengan kata lain bukan dongeng. semoga sejarah kelurahan masmambang ini dapat bermanfaat bagi pembaca, lebih kurang saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan maupun bahasa dalam cerita. sekian dan trimakasih. ucapan terimakasih saya tunjukan kepada seluruh warga masyarakat masmambang dan bapak Zubirman selaku ketua adat kelurahan masmambang yang mau meluangkan waktunya untuk berbagi informasihnya.




KULIAH KERJA NYATA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (KKN-PM) ANGKATAN III
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
TAHUN 2012




KELOMPOK 101 KKN-PM:
NO
NAMA
NPM
JURUSAN
1
AGUS PRASETYO
0919250003
TARBIYAH
2
REKO SAPUTRA
0921290094
PEND.EKONOMI
3
DWI  ANGGRIANI DELTA
0921110055
B.INGGRIS
4
IKA MARIA JULITA
0934020033
MANAJEMEN
5
HENI KASRA
0980200044
KESMAS
6
LINDA SUGIARTI
0960100118
T.INFORMATIKA
7
NENI SARTIKA
0921160098
BIOLOGI
8
ANIK PURWANTI
0921290014
PEND.EKONOMI
9
ISRAN
0921120072
B.INDONESIA
10
WAHYYU PUTRA
0921180095
PKN
11
JONI AFRIZAL
0980100151
KESMAS











POSTING OLEH : REKO SAPUTRA







Related Post:



0

0 komentar:

Poskan Komentar